Kabut Asap Bukan Cuma Bikin Sesak, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Berbagi artikel kami :
Kabut asap dan polusi udara bukan hanya membuat jarak pandang berkurang atau udara terasa tidak nyaman. Partikel halus yang terdapat dalam asap dapat masuk ke saluran pernapasan dan memberikan dampak pada berbagai bagian tubuh.
Berikut beberapa bagian tubuh yang dapat terdampak saat terpapar asap:
1. Paru-Paru
Partikel halus dalam asap dapat masuk jauh ke saluran pernapasan hingga paru-paru. Paparan dapat menyebabkan batuk, sesak, iritasi tenggorokan, serta memperburuk kondisi pada orang yang memiliki masalah pernapasan seperti asma.
2. Jantung & Pembuluh Darah
Paparan partikel halus dapat memicu peradangan dan stres oksidatif yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular. Pada orang yang rentan, paparan polusi dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung dan pembuluh darah.
3. Otak
Polusi udara juga dapat memengaruhi sistem saraf melalui proses peradangan dan stres oksidatif. Paparan yang tinggi dapat dikaitkan dengan keluhan seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, dan gangguan fungsi kognitif.
4. Mata
Asap dapat mengiritasi permukaan mata sehingga mata terasa perih, merah, kering, atau berair.
5. Sistem Imun
Paparan asap dapat memicu respons peradangan di dalam tubuh. Kondisi ini membuat tubuh bekerja lebih keras dalam menghadapi berbagai partikel dan zat iritan dari polusi.
6. Kelompok yang Lebih Rentan
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan kondisi seperti asma, penyakit jantung, atau penyakit paru perlu lebih berhati-hati saat kualitas udara memburuk.
Lindungi Tubuh dari Paparan Asap
Saat kabut asap terjadi, kurangi aktivitas di luar ruangan bila memungkinkan, gunakan masker yang sesuai ketika berada di area berpolusi, dan pastikan kebutuhan nutrisi serta cairan tubuh tetap terpenuhi.
Kesehatan dimulai dari nutrisi sel. Menjaga pola hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi merupakan bagian penting untuk membantu tubuh tetap berfungsi dengan baik di tengah paparan lingkungan yang kurang ideal.


Testimoni Fitsol
0:46
0:49
0:54
0:58
VIDEO TERKAIT